ACARA HALAL BI HALAL

Setelah sebulan lamanya Umat Muslim berpuasa, maka tibalah saatnya untuk kembali kepada FITRAHnya dan untuk menjalin tali silaturahmi.

Maka, kami, Paguyuban Pecinta Batik Indonesia “SEKARJAGAD” akan mengadakan HALAL BIHALAL yang akan diselenggarakan pada :

Hari/Tgl.       : Sabtu, 18 September 2010

Waktu              : 10.00 – selesai

Tempat            : Eks Hotel Tugu (Kedaung), Jl. P. Mangkubumi No. 2

Kami sangat mengharapkan kehadiran seluruh anggota Paguyuban Pecinta Batik Indonesia “SEKARJAGAD”

Dan informasi ini, adalah, sebagai pengganti undangan yang mungkin saat ini belum sampai pada alamat Bpk/Ibu/Sdr.

Atas perhatiannya dan kehadirannya. kami ucapkan terima kasih.

ACARA BULAN AGUSTUS 2010

Karena besarnya animo masyarakat yang ingin mengetahui dengan benar Batik Memang Batik (BMB), maka Paguyuban Pecinta Batik Indonesia “Sekarjagad” diminta untuk memperpanjang masa Pameran dan Bazaarnya.

Adapun, Pameran memperlihatkan 10 (sepuluh) hasil penilaian Dewan Juri yang masuk dalam Nominasi Lomba Selendang Batik motif “Sekarjagad” -Jogjakarta Tradisional.

Dewan juri yang terdiri dari para AHLI-AHLI BATIK yang sangat Kompeten diantaranya yaitu, Ibu Hani Winotosastro, Ibu Santi Lian, dan juga Bpk. Muchayat.

Lomba tersebut telah diikuti oleh sekitar 58 peserta dari berbagai macam profesi mulai dari anak2 sekolah, pemerhati batik, hingga, meraka yang benar-2 berprofesi sebagai pembatik. Penilaian telah melalui seleksi yang sangat ketat.

Pengumuman untuk dapat mengikuti Lomba Selendang pertama kali disebarluaskan pada akhir bulan Juni 2010, setelah sebulan sebelumnya Paguyuban Pecinta Batik Indonesia “Sekarjagad” merayakan Ulang Tahunnya yang ke-11.

Kemudian, dilanjutkan dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah diantaranya, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terdapat di DIY, dan  juga melalui facebook, e-mail maupun website.

Bertepatan dengan dibukanya Pameran dan Bazaar Batik Ramadhan oleh Ketua Umum, Ibu Ir. Dra. Larasati Suliantoro S. yaitu pada tanggal 27 Agustus 2010,  maka, diumumkan juga 10 (sepuluh) selendang yang telah dipilih dan masuk dalam Nominasi.

Hasil lomba telah dapat dinikmati oleh para pemerhati dan pecinta Batik termasuk juga, masyarakat umum pada :

Tgl.           : 1 – 19 September 2010

Waktu     : 09.00 – 17.00 WIB

(pada hari & setelah Lebaran akan buka sampai pk. 21.00 WIB)

Lokasi     : Eks Hotel Tugu (Kedaung), depannya Stasiun Tugu

Jl. P. Mangkubumi No. 2, Yogyakarta


Kami sangat mengharapkan kedatangan Bpk./ Ibu dan Sdr. beserta seluruh masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta dan juga para pemudik mari kita berpartisipasi dan mendukung Program BMB (Batik Memang Batik) yang telah diakui oleh UNESCO.

Kami tunggu yaaa kedatangannya…..

Marilah kita LESTARIKAN  BATIK  INDONESIA    ……………………..!!!

PROSES MEMBATIK

Bagi para Pemerhati, Pelestari Batik, dan Pemula marilah kita mengamati awal mulanya Proses dalam membatik sehingga, menghasilkan sehelai kain yang merupakan sebuah MAHAKARYA.

1.    NGEMPLONG

Adalah merupakan tahap paling awal (pendahuluan) yaitu, dengan cara mencuci kain mori dengan maksud untuk menghilangkan kanji. Yang kemudian dialnjutkan dengan PENGELOYORAN yaitu, memasukkan kain mori ke minyak jarak atau minyak kacang yang sudah ada di dalam abu merang/londo. Dengan maksud agar kain menjadi lemas, sehingga daya serap terhadap zat warna lebih tinggi.

Setelah melalui proses diatas, kemudian kain diberi kanji dan setelah itu di jemur. Selanjutnya dilakukan PENGEMPLONGAN, yaitu kain mori di palu untuk menghaluskan lapisan kain agar mudah dibatik.

2.   NYOREK/MOLA

Adalah, proses menjiplak atau membuat pola di atas kain mori dengan cara meniru pola motif yang sudah ada (ngeblat). Pola biasanya dibuat diatas kertas roti terlebih dahulu, untuk kemudian baru dijiplak sesuai pola diatas kain mori.

Tahapan ini sebetulnya, dapat dilakukan juga  secara langsung membuat pola diatas kain atau menjiplaknya dengan menggunakan pensil atau canting.

Agar proses pewarnaanbisa berhasil dengan baik dan bagus atau tidak pecah, maka perlu mengulang batikannya pada sisi kain dibaliknya. Proses ini disebut GANGGANG.

3.   mBATHIK

Merupakan tehapan berikutnya, dengan cara menorehkan malam (lilin) batik ke kain mori  yang dimulai dari NGLOWONG (menggambar garis-2 luar pola) dan isen-isen (mengisi pola dengan berbagai macam bentuk). Di dalam proses ISEN-ISEN terdapat istilah NYECEK, yaitu membuat isian dalam pola yang sudah dibuat dengan cara memberi titik-titik (nitik). Dan ada pula istilah NRUNTUM, yang hampir sama dengan isen-isen namun, lebih rumit.

Lalu kemudian, dilanjutkan dengan cara NEMBOK, yaitu mengeblok bagian pola yang tidak akan diwarnai atau akan diwarnai akan tetapi, dengan warna yang lain.

4.    NEMBOK

Nembok adalah, proses dimana menutupi bagian-bagian yang tidak boleh kena warna dasar tentunya dengan menggunakan malam (lilin). Bagian kain yang tidak boleh kena warna dasar dalam hal ini adalah warna BIRU TUA, ditutup dengan lapisan malam (lilin) yang tebal seolah-olah merupakan tembok penahan. Setelah proses menembok selesai maka, dilanjutkan dengan tahap berikutnya yaitu, Pencelupan pertama warna dasar.

5.     MEDEL

Adalah, proses pencelupan kain yang sudah di batik ke cairan warna secara berulang-ulang sehingga, mendapatkan hasil seperti warna yang diinginkan.

6.   NGEROK dan mBIRAH

Pada proses ini yang dilakukan adalah, malam pada kain dikerok secara hati-hati dengan menggunakan lempengan logam yang kemudian, dibilas dengan air bersih, dan setelah itu diangin-anginkan.

7.    mBIRONI

yaitu, menutupi warna biru dan isen-isen pola yang berupa cecek atau titik dengan menggunakan malam.

Selain itu ada juga proses nGRINING, yaitu proses  mengisi bagian yang belum diwarnai dengan motif tertentu. Biasanya, ngrining dilakukan setelah proses pewarnaan dilakukan.

8.   MENYOGA

Berasal dari kata SOGA, yaitu sejenis kayu yang dipergunakan untuk mendapatkan warna coklat. Adapun caranya, dengan mencelupkan kain ke  dalam campuran warna coklat tersebut.

Setelah, pencelupan dalam soga kemudian proses dilanjutkan dengan pemberian warnanya dan membuang lilin-lilin seluruhnya (nglorod).  Setelah, lilin dibuang seluruhnya maka, barulah tampak kain batik dengan warna-warna dasar biru tua perpaduan dengan warna soga, diseling dengan warna putih gading.

9.  nGLOROD

Merupakan tahapan akhir dalam proses pembuatan sehelai kain Batik tulis ataupun Batik Cap yang menggunakan perintang warna (malam).

Dalam tahap ini yaitu, melepaskan seluruh malam (lilin) dengan cara memasukkan kain yang sudah cukup tua warnanya ke dalam air mendidih yang kemudian, dibilas dengan air bersih dan setelah itu di angin-anginkan.

Maka, tidak dapat disangsikan lagi kenapa sehelai kain BATIK TULIS dapat mencapai harga yang tinggi. Karena, kalau kita melihat mulai dari proses awal, hingga proses akhir kadang-kadang melibatkan beberapa orang dalam penyelesaian suatu tahapan proses yang juga memakan waktu agak lama.

Oleh karena, itu tidak ada salahnya MARILAH kita memulai BELAJAR membatik supaya, kita dapat lebih menghargai tahapan PROSES pembuatan sehelai BATIK TULIS. Selain itu juga kita turut serta berpartisipasi MELESTARIKAN BATIK INDONESIA.

*Diolah dari berbagai narasumber.

ACARA BULAN AGUSTUS 2010

HADIRILAH dan SAKSIKANLAH
BAZAAR BATIK RAMADHAN 2010

——————————————————————————————

Sehubungan dengan Bulan Suci Ramadhan kami, Paguyuban Pecinta Batik Indonesia SEKARJAGAD akan mengadakan “Bazaar Batik Ramadhan” yang rencana nya akan diselenggarakan pada :

Hari/Tgl. : Minggu – Selasa, 27-29 Agustus 2010
Waktu       : 09.00 – 17.00 WIB
Tempat    : Eks Hotel TUGU (skrg KEDAUNG), Jl. P. Mangkubumi No. 2 – Yogyakarta

Kami sangat mengharapkan kedatangan Bpk./Ibu/Sdr. pada acara tsb diatas.

Apabila, ada yang berkenan untuk berpartisipasi menyewa stand dalam acara tsb. Masih dibuka kesempatan, dan dapat menghubungi Ibu Sjulli Pranowo, di Kedai Sekarjagad, Jl. Kemetiran Kidul No. 60, Yogyakarta.

Kami tunggu yaaa ….. !!!!

*L O M B A

LOMBA MEMBUAT SELENDANG BATIK

Untuk meningkatkan apresiasi Masyarakat terhadap Batik Tulis, maka Paguyuban Pecinta Batik Indonesia “Sekarjagad” merencakaan suatu kegiatan Lomba yang dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat para pecinta Batik Indonesia.

Adapun, kegiatan lomba yang bertemakan :

“MEMBUAT SELENDANG BATIK TULIS                                              JOGJAKARTA TRADISIONAL”

Kriteria :

1. Motif SekarJagad bebas

2. Bahan katun prima, prissima, doby, dsbnya. Bukan sutera

3. Ukuran kain 50 x 200 cm

4. Warna tradisional Jogja (sogan) yang terdiri dari coklat, hitam, putih, dan biru.

5. Untuk setiap helai selendang yang diikutkan dalam lomba harus ada identifikasi dari pembuat desain, penyanting dan pencelup. Sehingga, hadiahpemenang berlaku untuk pembuat desain, penyanting dan pencelup.

Syarat Pendaftaran :

1. Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 20.000,-

2. Pendaftaran berakhir pada tanggal 30 Juli 2010 dan akhir dari pengumpulan karya ditutup pada tgl. 10 Agustus 2010.

3. Tempat pendaftaran :

a. KEDAI SEKARJAGAD – Jl. Kemetiran Kidul No. 60.                                                                                            Sdr. Lola Arifin – 0852 7372 8626

b. BATIK WINOTOSASTRO – Jl. Tirtodipuran No. 54                                                                                                     Telp. 0274 375 218

c. Galeri APIP’s – Jl. Pandega Marta No. 37 A                                                                                           Bpk. Achmad Thohari – 0274 580665/ 584914

HADIAH :

JUARA  I : Seritfikat, trophy, dan uang sebesar Rp. 1.500.000,-

JUARA  II : Sertifikat, trophy, dan uang sebesar Rp. 1.000.000,-

JUARA III : Sertifikat, trophy, dan uang sebesar Rp. 750.000,-

HARAPAN I : Sertifikat, trophy, dan uang sebesar Rp. 500.000,-

HARAPAN II : Sertifkat, trophy, dan uang sebesar Rp. 250.000,-

SELAMAT BERKARYA ……………… !!!!!!

KALENDER KEGIATAN 2010

JANUARI

Sosialisasi Pengakuan atas Batik oleh UNESCO sebagai WORLD of HERITAGE yang nara sumbernya adalah : Bpk. KRT. Gaura Mancacarita

FEBRUARI

Peragaan Busana Batik bagi semua usia mulai dari anak-anak hingga Dewasa yang diadakan di Kabupaten Kulon Progo

MARET

Kunjungan Peninjauan Batik ke PURBALINGGA, TEGAL, PEKALONGAN, dan BATANG

APRIL

Pameran dan Peragaan Motif Batik untuk Upacara Adat “MITONI’.

MEI

Dalam rangka HUT SEKARJAGAD ke XI ada beberapa acara yaitu : Pemberian Sertifikat kepada Galeri-2 Batik yang konsisten tetap hanya menjual Batik Memang Batik (BMB) yaitu, batik tulis, batik cap dan kombinasi Batik Tulis dan Cap.

Pameran Selendang koleksi Bpk. Afif Syakur

JUNI

Pameran Batik dengan tema “MAKNA BATIK dalam KEHIDUPAN MANUSIA” mulai dari Mitoni, Melahirkan, Tetesan, Tarapan, Supitan, Pernikahan, hingga Ruwatan, Lelayu dan Labuhan.

JULI

Dalam rangka Ulang Tahun Taman Siswa yang ke 80, Paguyuban Pecinta Batik Indonesia “Sekarjagad” bekerja sama dengan Ibu-ibu dari Taman Siswa mengadakan “Ceramah ttg Ragam Hias Surakarta” dan juga Peragaan Busana oleh para Ibu-ibu dari Taman Siswa.

AGUSTUS

Pameran dan Bazaar dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan.

SEPTEMBER

Sosialisasi Batik melalui Media Massa

OKTOBER

Halal Bihalal dan memperingati HARI BATIK

NOVEMBER

Kunjungan penelusuran Batik ke beberapa Sentra Batik di Jawa TImur dan Bali

DESEMBER

Pameran Batik Merah Putih Hijau serta Ceramah tentang zat warna alam merah

BERITA LELAYU

BERITA LELAYU

Innalillahi wa Innaillaihi roji’un

Telah meninggal dunia dengan tenang

Pada hari Sabtu, pukul 01.00 WIB di RS PKU Muhammadiyah,

Mbak HANIFAH dalam usia 30 tahun, istri dari Mas AFDA ALIF

dan telah dikebumikan pada hari yang sama di Cirebon.

Atas nama Paguyuban Pecinta Batik Indonesia Sekarjagad, kami menghaturkan “Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga Almarhumah diterima disisi-NYA. dan bagi Mas Afda dan keluarga diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

AMIN ……